Wakapolda Papua Barat Pimpin Rapat Monev Anggaran Polri TA 2020

  • Whatsapp

Jurnal RB Polri, Manokwari – Wakapolda Papua Barat Brigjen. Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si. pimpin rapat monitoring dan evaluasi (Monev) bertempat di ruang Vidcon Polda Papua Barat (PB), Kamis (12/11). Acara diselenggarakan Mabes Polri melalui Asisten Perencanaan Kapolri dimulai pukul 15.00 WIT.

Acara Vidcon turut dihadiri Irwasda Polda PB, Karoops Polda PB, Karorena Polda PB, Kabidkeu Polda PB dan Para wakapolres Jajaran Polda PB.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung  Asrena Kapolri IJP Drs Hendro Sugiatno  didampingi Karojemengar BJP Kasmudi, Irwil 2 Itwasum BJP Syamsul Sidiq, Karojianstra SOPS BJP Albert Sianipar, Karomonev BJP Tofik Pribadi, Sespusku KBP Ane kristina.

Asrena Kapolri menjelaskan, rapat ini digelar untuk mengatahui sejauh mana penyerapan anggaran Polda PB tahun 2020, dan mengevaluasi apa saja yang menjadi hambatan dalam penyerapan anggaran tersebut, mengingat ini sudah jelang akhir tahun.

“Berdasarkan Aplikasi OMSPAN Kemenkeu RI sampai dengan tanggal 11 November T.A. 2020 pagu Polri sebesar Rp.102,776 triliun dan realisasi sebesar Rp.80,046 triliun atau 77,88%, apabila dibandingkan dengan data vicon bulan September 2020 maka terdapat progres penyerapan sebesar Rp.16,222 triliun atau 15,78%,” jelas Asrena Kapolri  dalam rilis tertulis yang diterima dari humas Polda PB.

Sementara itu, irwasum polri
Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., mengatakan terkait evaluasi alokasi anggaran Polri  di Tahun 2020 mempunyai catatan-catatan penting untuk dipedomani.

“Memastikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan memenuhi 4 T (tepat sasaran, jumlah, waktu dan kualitas), pertanggung jawaban keuangan harus didukung dengan bukti yang memadai dan dilaporkan secara benar,” katanya.

“Untuk alokasi refocussing perhatikan tingkat kewajaran harga dan waktu pelaksanaan pengadaan barang dan
jasa, meyakinkan proses lelang telah sesuai peraturan,” imbuhnya.

Sehubungan pilkada serentak dimasa covid -19 Karojianstra SSDM Polri  memaparkan tentang pengamanan dan protokol kesehatan seperti pelaksanaan tahapan pilkada, dampak kerawanan Penyebaran Covid-19 termasuk lokasi kwrawan Pilkada.

“Polri siap mengamankan pelaksanaan pilkada serentak 2020 , dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 akan digelar OPS Aman Nusa II disertai  giat yustisi bagi para pelanggar protokol kesehatan,” jelasnya.

Dilanjutkan karomonev Srena Polri Bjp. Drs. Taufik Pribadi, M.Si., mengatakan terkait capaian kinerja dan anggaran  tahun 2020 agar mendapat reward dan terhindar punishment perlu memastikan bahwa dengan adanya pemotongan dan realokasi anggaran akibat kebijakan penanganan covid 19 agar tidak berdampak pada nilai kinerja anggaran k/l ta 2020 dan memastikan nilai kinerja anggaran pada setiap level sesuai dengan capaian riilnya.

“mengingat bahwa salah satu aspek/variabel yang menjadi dasar perhitungan dan penilaian dalam kebijakan tersebut adalah nilai kinerja anggaran (nka) 2020, maka diharapkan satker dapat meningkatkan kinerjanya sehingga berpeluang untuk mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja yang optimal tersebut,” harapnya.

Ditambahkan Asrena Kapolri IJP Drs Hendro Sugiatno, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh Kasatker dan Kasatwil dalam penyerapan anggaran antara lain, belanja pegawai, belanja barang dan belanja modal, mengalokasikan dan pencairan anggaran Covid-19

Di bidang belanja pegawai, kepada Kasatker dan Kasatwil untuk menghitung kembali kebutuhan belanja pegawai sampai akhir tahun.

Kemudian di bidang belanja barang, para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) diminta agar segera melakukan percepatan kegiatan untuk alokasi anggaran.

Sehingga hal ini harus tetap menjadi perhatian sehingga pelaksanaan anggaran TA 2020 lebih optimal dan melebihi dari target yang sudah ditetapkan Kemenkeu RI.(*)

Pos terkait