Cegah Klaster Covid-19 Pilkada, Polda Banten sampaikan 15 Hal Baru di TPS

  • Whatsapp

Jurnal RB Polri, Banten – Sebagai cara untuk mendukung suksesnya pelaksanaan tahapan Pilkada di wilayah hukum Polda Banten. Kabidhumas Polda Banten mensosialisasikan 15 hal baru yang akan ada di tempat pemungutan suara saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di masa Pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Banten Irjen Pol. Drs. Fiandar melalui Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol. Edy Sumardi kepada para awak media di ruang kerjanya, Jumat (27/11).

Bacaan Lainnya

15 Hal Baru saat pemungutan suara

1. Maksimal  500 pemilih satu TPS.
2. Pengaturan kedatangan pemilih.
3. Larangan berdekatan/jaga jarak.
4. Tidak bersalaman di tempat TPS.
5. Wajib mencuci tangan.
6. Datang ke TPS dengan menggunakan masker.
7. Tersedianya sarung tangan plastik di TPS untuk para pemilih.
8. Petugas TPS akan menggunakan pelindung wajah.
9. disediakan masker ganti.
10. Para pemilih juga diharuskan membawa alat tulis sendiri. 11.Tersedianya tisu kering.
12. Diceknya suhu tubuhnya.
13. TPS akan didisinfeksi.
14. Penggunaan tinta tetes.
15. Tersedianya bilik khusus bagi yang sakit.

Menurut Kabid Humas, Pilkada serentak di masa Pandemi tentunya mempunyai sejumlah resiko terutama terhadap makin melebarnya penularan Covid-19 tidak saja bagi penyelenggara pemilu namun juga masyarakat pemilih dan kekhawatiran akan memunculkan kluster baru.

“Kita ingin meyakinkan masyarakat bahwa TPS kita aman, TPS kita sudah kita susun sedemikian rupa,” ujar Kombes Pol. Edy Sumardi

Adapun Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar di wilayah hukum Polda Banten, yaitu Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Pandeglang, dan ada 6.088 TPS

“Untuk pengamanan Pilkada Serentak ini, kita dari Polda Banten sudah menyiapkan 3901 personel yang tergabung dari personel Polda Banten dan Polres Jajaran. Dan juga pengamanan Pilkada Serentak ini kita dibantu dengan personel TNI,” jelas Kabid Humas.

Kabid Humas mengajak masyarakat pada hari pemungutan suara Pilkada pada 9 Desember jangan lupa menggunakan hak pilihnya, dan dalam pelaksanaan Pilkada harus berjalan dengan aman tertib lancar damai dan sejuk serta sehat Karena Pilkada tahun ini berbeda dengan Pilkada yang sudah kita alami semuanya.

“Pilkada tahun ini adalah Pilkada yang tahapannya dalam situasi Pandemik Covid-19 sehingga kita harus sama-sama patuhi protokol kesehatan dalam pelaksanaannya.” pungkasnya.(*)

Pos terkait