Polda Sumbar Petakan Titik Kerawanan wilayah Pilkada 2020

  • Whatsapp

Jurnal RB Polri, Padang – Pelaksanaan Pilkada, tinggal menunggu hitungan hari. Polda Sumatera Barat dengan unsur terkait, siap mengamankan jalannya Pilkada serentak yang berlangsung di wilyah hukum Polda Sumbar.

Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Toni Harmanto menyampaikan, sebanyak 7.684 personel kepolisian, akan dikerahkan Polda Sumbar untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Belasan ribu personel kepolisian dibantu aparat TNI diterjunkan, untuk mengamankan pelaksanaan pilkada nanti.

“Dalam Pilkada ini kita libatkan 7.684 personel kepolisian yang bekerja sama dengan TNI dan Linmas melakukan pengamanan pelaksanan Pilkada 2020,” jelasnya.

Polda Sumbar sendiri telah memetakan sejumlah titik kerawanan dalam Pilkada Serentak 2020 yang diselenggarakan di 13 daerah, dengan rincian sebanyak 293 TPS itu berada di sejumlah kota dan kabupaten yaitu 209 TPS di wilayah hukum Polres Kepulauan Mentawai, 35 TPS di wilayah Polres Solok Kota, 25 TPS di wilayah Polres Solok Selatan, 10 TPS di wilayah Polres Payakumbuh.

Lalu, sembilan TPS di wilayah Polres 50 Kota, empat TPS di wilayah hukum Polres Padang Panjang dan satu TPS di wilayah hukum Polres Dharmasraya.

Irjen Pol. Toni Hermanto menjelaskan, wilayah masuk dalam kategori sangat rawan karena ada beberapa kriteria mulai dari lokasi TPS yang sulit dijangkau dan membutuhkan waktu tiga jam perjalanan menuju daerah tersebut, kemudian masyarakat setempat pernah terlibat konflik vertikal maupun horizontal, masyarakat di lokasi tersebut tidak kooperatif dan cenderung anarkis.

“Kita sudah melakukan rayonisasi dan pemetaan potensi kerawanan. Kita juga menempatkan Brimob ke lokasi yang dianggap sangat rawan,” jelas Irjen Toni.(*)

Pos terkait