Dipimpin Asrena Polri, Polda Papua Barat Hadiri ‘Video Conference’ Sosialisasi Indeks Kamtibmas

  • Whatsapp

Jurnal RB Polri, Manokwari – Kepolisian Daerah Papua Barat hadiri kegiatan video conference (Vidcon) bersama Asrena polri dalam rangka Sosialisasi Indeks Kamtibmas di ruang Vicon Mapolda Papua Barat, kamis (17/12) pukul 11.00 WIT.

Sosialisasi ini dilaksanakan secara virtual yang dibuka oleh Karo Jakstra Srena Polri, Brigjen Pol. Drs.MN Didik Andiono dan Karo Monev Brigjen Pol. Drs. Taufik Pribadi, Guna membahas situasi kamtibmas nasional terkini.

Bacaan Lainnya

Hadir dalam kegiatan tersebut Karo Rena Polda, Kabagren, Kasubbag Renmin, Operator Polda dan jajaran.

Dalam pembukaan Sosialisa Karo Jakstra Srena mengatakan, untuk dapat menunjukkan bahwa Polri mampu mengemban seluruh amanat ini dengan baik, maka dibutuhkan suatu ukuran kinerja yang relevan. Indeks Kamtibmas dimaksudkan sebagai alat ukur kinerja yang secara komprehensif menunjukkan kinerja Polri dalam melaksanakan mandat yang diterima untuk menjalankan peran dan fungsinya,” ujar Brigjen Didik Andiono mengawali pembukaan acara sosialisasi.

“Indeks Kamtibmas adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja institusi Polri secara komprehensif dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” ujar Brigjen Didik Andiono mengawali pembukaan acara sosialisasi.

Brigjen Didik menambahkan, Indeks Kamtibmas merupakan suatu indeks komposit yang disusun dari sejumlah indikator kinerja (variabel) yang mencerminkan pemenuhan tugas dan fungsi Polri, yakni: Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Penegakan hukum polri.

“Indeks Kamtibmas menunjukkan kinerja Polri di dalam menjalankan misinya, yakni melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” imbuhnya.

Sementara Asisten Perencanaan (Asrena) Kapolri, Irjen Pol Hendro Sugiatno dalam sambutannya mengatakan, sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Polri memiliki misi untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

Selain itu, dalam Perpres Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024, Polri memperoleh mandat untuk berkontribusi terhadap Agenda Pembangunan ke-7, yakni Memperkuat Stabilitas Polhukam  dan Transformasi Pelayanan Publik, khususnya pada dua Sasaran Pembangunan, yakni Menjaga Stabilitas Keamanan Nasional dan Penegakan Hukum Nasional yang Mantab.

“Polri menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks. Saat ini dunia terus mengalami dinamika perubahan dan perkembangan yang cepat, yang membawa tantangan dan ancaman baru terhadap situasi keamanan dalam negeri maupun di tingkat regional dan global. Dinamika ini memicu tindak kejahatan yang semakin beragam, serta berevolusi dalam berbagai bentuk dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Terhadap tantangan ini, Polri dituntut untuk terus melakukan inovasi dan mampu menerapkan pendekatan komprehensif untuk menjaga kinerjanya tetap berada di level yang optimal,” ujar Irjen Pol Hendro Sugiatno dalam keterangan tertulis yang diterima Jurnal RB Polri.

Untuk itu, Polri membutuhkan cara pengukuran kinerja yang tepat, yakni merefleksikan pencapaian tugas dan fungsinya secara akurat dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dan menegakkan hukum.
Indeks Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Indeks Kamtibmas) merupakan suatu alat ukur kinerja organisasi Polri, yang didesain untuk dapat menjalankan sejumlah fungsi, jelasnya.

Dalam sambutan tersebut, juga dijelaskan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri untuk masing-masing indikator kinerja. Sesuai dengan Renstra Polri 2020–2024, target Indeks Kamtibmas untuk 2020 adalah sebesar 3,1 (skala 1–5). Target ini terus ditingkatkan hingga angka 3,4 pada tahun 2024.

“Dengan telah tersusunnya Indeks Kamtibmas, maka Polri memperoleh manfaat diantaranya; dapat mengkomunikasikan kepada para pemangku kepentingan tentang akuntabilitas kinerja dirinya, sehingga mereka dapat menilai seberapa jauh Polri telah mampu mengemban amanat untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri
Informasi yang disajikan oleh Indeks Kamtibmas membantu para pengambil keputusan untuk menentukan prioritas perbaikan kinerja yang perlu dilakukan Polri,” pungkasnya.

Masih di acara yang sama, Karo Monev Brigjen Pol. Drs. Taufik Pribadi memaparkan Situasi Kamtibmas diseluruh wilayah hukum Kesatuan Republik Indonesia senantiasa perlu dicermati dan dievaluasi secara periodik sepanjang tahun. Baik buruknya citra kepolisian dapat dilakukan dengan beberapa indeks diantaranya; Pengukuran persepsi publik terhadap kinerja polri, Indeks kamtibmas polri, Sasaran strategis dan Iku polri, Substansi pemeringkatan kinerja (skala likert), Tim pengelola indeks kamtibmas dan mekanisme pelaporan.

“Pengawasan pelaksanaan indeks
kamtibmas dilakukan pada tahun 2022 dan 2024 dengan tujuan untuk
memastikan indeks kamtibmas dapat
dicapai secara optimal. Dengan demikian dari waktu ke waktu dapat dilihat dan diikuti trend perkembangan situasi Kamtibmas yang terjadi diwilayah Hukum Kesatuan Republik Indonesia,” jelasnya.(*)

Pos terkait