Propam Polri Sidang Etik Brigjen Prasetijo dan Irjen Napoleon Usai Putusan Sidang Inkrah

  • Whatsapp

Jurnal RB Polri, Jakarta – Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri akan memutuskan nasib Brigjen Prasetijo Utomo, mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri yang terlibat kasus surat jalan palsu dan suap penghapusan red notice Djoko Tjandra dan Irjen Napoleon Bonaparte, yang terlibat kasus suap Djoko Tjandra.

Apakah kedua Jendral tersebut, dipertahankan sebagai anggota Polri atau tidak setelah kasus yang menjerat keduanya dinyatakan inkrah.

“Brigjen PU dan IJP NB akan ditindaklanjuti dengan Sidang Komisi Kode Etik Polri sesuai dengan Perkap 14/2011,” kata Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dalam keterangan tertulis, Rabu (23/12/2020).

Ferdy Sambo menuturkan pihaknya masih harus menunggu keputusan inkrah dari pengadilan. Hal itu sesuai dengan peraturan Polri Nomor 1 Tahun 2003.

“Namun demikian, merujuk pada PP 1/2003 Pasal 12 Polri menunggu keputusan hukum yang berkekuatan tetap. Propam Polri menunggu putusan inkrah,” tutur Sambo.

Brigjen Prasetijo Utomo sendiri telah divonis 3 tahun penjara karena terbukti bersalah membuat surat jalan palsu untuk Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Hakim pun dalam menjatuhkan vonis mempertimbangkan hal meringankan dan memberatkan untuk Prasetijo.(*)

Pos terkait