Kapolri Lestyo Sigit Tindak Lanjuti Arahan Presiden Jokowi Perihal Pinjol Ilegal Dengan Bentuk Satgas Penanganan

  • Whatsapp
Foto: DetikNews

Pertumbuhan pesat industri pinjaman Online (Pinjol) illegal dewasa ini diikuti dengan banyaknya tindak kejahatan berupa penipuan dan juga tingginya suku bunga tentu saja banyak merugikan masyarakat yang mendapat perhatian khusus oleh Presiden Jokowi.

“Masyarakat bawah banyak yang tertipu dan terjerat bunga tinggi oleh pinjaman Online, kemudian mereka menekankan dengan berbagai cara untuk mengembalikan pinjaman. Oleh karenanya, untuk menjaga momentum pertumbuhan industry jasa digital yaitu dengan menciptakan ekosistem Pinjol yang bertenggung jawab serta memiliki mitigasi resiko kuat,” kata Presiden Jokowi.

Menyoroti banyaknya keluhan masyarakat terkait penipuan Pinjol ilegal, Presiden Jokowi menginstruksikan kepda seluruh jajaran Kepolisian untuk menindak tegas semua tindak kejahatan Pinjol illegal atau Fintech Peer to Peer (P2P) Lending.

Menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi tersebut, Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo lewat Video Conference (Vidcon) di Mabes Polri, Jakarta pada hari Selasa kemarin (12/10) memberikan pengarahan kepada Polda jajaran dengan menjelaskan bahwa pelaku kejahatan Pinjol ilegal kerap memberikan promosi atau tawaran yang membuat masyarakat tergiur.

Oleh sebab itu, Kapolri menekankan untuk melakukan patrol siber di media sosial sebagai usaha preventif serta aktif memberikan edukasi dan sosialisasi, serta literasi digital untuk masyarakat terkait bahayanya memanfaatkan layanan jasa Pinjol ilegal.

Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo juga menyarankan dan mendorong Kementrian atau lembaga terkait untuk melakukan pembaharuan regulasi pinjaman Online serta melakukan koordinasi dengan jajaran tersebut dalam membatasi ruang gerak transaksi keuangan dan penggunaan perangkat keras ilegal.

Pos terkait